Siswa SMPN 1 Gunungsari Berkreasi dengan Kerajinan Berbasis Media Campuran
VoSS_GUNSA.News– Gunungsari, 12/02/2024 – Siswa SMPN 1 Gunungsari menunjukkan kreativitas luar biasa dalam proyek prakarya bertema kerajinan berbasis media campuran. Di bawah bimbingan Ibu Marini, S.Pd., mereka sukses menciptakan berbagai produk inovatif dengan memadukan bahan alami dan buatan, seperti kayu, plastik, botol, dan logam.
Beragam karya menarik dihasilkan, mulai dari pot bunga, hiasan dinding, bingkai foto, tempat pulpen, hiasan bunga, miniatur taman, cermin, hingga hiasan lampu. Proyek ini mengasah keterampilan siswa dalam memahami teknik stilasi (penyederhanaan bentuk) dan deformasi (perubahan bentuk) dalam pembuatan kerajinan berbasis media campuran.

Proyek Kreatif dari Berbagai Kelompok
Dalam kegiatan ini, setiap kelas dibagi menjadi 16 kelompok, dengan masing-masing kelompok beranggotakan dua orang. Mereka ditantang untuk membuat satu produk kerajinan menggunakan kombinasi bahan alami dan buatan.
Salah satu kelompok yang mencuri perhatian adalah “Cewe Cantik Menggelitik”, yang beranggotakan Nurkholifah dan Riska Sofiyanti dari kelas 9. Mereka berhasil membuat tempat pensil dengan miniatur ayunan menggunakan stick art.
“Kami ingin membuat sesuatu yang sederhana tapi tetap kreatif dan menarik. Awalnya susah menyusun stik es krim agar terlihat seperti ayunan mini, tapi setelah mencoba beberapa kali, akhirnya berhasil!” ujar Nurkholifah dengan penuh semangat.
Sementara itu, kelompok Renita Umiyatun Azzahra dan Aulia Safitri dari kelas 9E mengolah bahan alami berupa sabut kelapa menjadi produk unik dan bernilai seni.
“Sabut kelapa sering dianggap limbah, tapi kami melihat ada potensi untuk dijadikan kerajinan yang unik dan bernilai estetika tinggi,” kata Aulia Safitri.

Penilaian dan Dampak Positif
Marini, selaku guru prakarya yang membimbing proyek ini, menjelaskan bahwa penilaian produk didasarkan pada kreativitas, teknik, dan ketepatan pemilihan bahan. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pembelajaran berbasis proyek dalam mengembangkan keterampilan siswa.
“Dampak dari pembelajaran ini sangat positif. Siswa menjadi lebih kreatif, mampu bekerja sama dengan baik, serta semakin mandiri dalam menyelesaikan tugas. Indikator pencapaiannya adalah siswa memahami materi terkait kerajinan berbasis media campuran dan mampu menerapkan teknik-teknik pembuatan kerajinan dari lima bahan utama,” jelasnya.
Apresiasi dari Kepala Sekolah
Kepala SMPN 1 Gunungsari, Endang Daruqutni, juga memberikan apresiasi terhadap proyek ini.
“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat karena tidak hanya melatih keterampilan seni dan kreativitas siswa, tetapi juga membangun kerja sama, ketekunan, dan kemandirian mereka. Saya berharap ke depannya, hasil karya ini bisa ditampilkan dalam pameran sekolah atau bazar kreatif,” ungkapnya.
Meningkatkan Kreativitas dan Kemandirian
Selain melatih keterampilan dalam membuat kerajinan, proyek ini juga memberikan dampak positif bagi siswa dalam hal membangun kerja sama, berpikir kreatif, dan meningkatkan kemandirian.
Hasil dari proyek ini pun sangat bervariasi, menunjukkan bahwa setiap siswa memiliki kreativitas dan gaya unik dalam mengolah bahan campuran menjadi karya seni yang bernilai. Ke depan, sekolah berencana untuk terus mengembangkan program ini agar siswa dapat semakin terampil dan inovatif dalam menciptakan produk berbasis media campuran.

Dengan semangat dan inovasi yang terus dikembangkan, diharapkan siswa SMPN 1 Gunungsari semakin termotivasi untuk berkarya dan menghasilkan produk yang lebih inovatif serta bernilai jual. (Admin)
