SMPN 1 Gunungsari Siap Terbitkan Antologi Cerpen Kedua: “Jejak Cahaya di Lorong Sekolah”
Serang, Maret 2025 – Setelah sukses menerbitkan buku antologi puisi “Cahaya Masa Depan,” SMPN 1 Gunungsari terus memperkuat komitmennya dalam pengembangan literasi dengan kembali menyiapkan penerbitan buku antologi cerpen kedua berjudul “Jejak Cahaya di Lorong Sekolah.” Buku ini merupakan karya gabungan dari 50 siswa anggota tim literasi sekolah serta lima guru dan kepala sekolah yang turut berkontribusi dalam penulisan.
Penerbitan ini merupakan langkah lanjutan dari program literasi yang telah dirancang, sekaligus menjadi tindak lanjut dari pelatihan penyusunan cerpen yang telah berlangsung pada Februari lalu. Saat ini, sebanyak 45 cerpen telah terkumpul dan telah diakurasi oleh tim literasi sekolah yang terdiri dari guru-guru kompeten dalam bidang sastra. Dengan target lima puluh lima judul cerpen, buku ini diproyeksikan memiliki tebal sekitar seratus delapan puluh halaman. Jika sesuai rencana, penerbitan akan diselesaikan dalam waktu dekat sehingga buku ini dapat menjadi kado istimewa dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional pada bulan Mei mendatang.
Beragam kisah menarik dan inspiratif mewarnai buku ini, mulai dari cerita bertema keluarga, persahabatan, hingga perjalanan spiritual dan perjuangan mencapai impian. Beberapa judul yang akan hadir di antaranya “Anak Tunggal” yang menggambarkan kesendirian seorang anak dalam keluarganya, “Bersikap Adil Terhadap Anakmu, Mah” yang menyoroti dinamika keluarga dan harapan akan keadilan orang tua, serta “Murah Senyum, Murah Rezeki” yang mengajarkan bahwa kebaikan hati dapat membawa keberkahan dalam hidup. Tidak hanya itu, kisah persahabatan juga menjadi bagian penting dalam antologi ini, seperti dalam “Sekolah, Petualangan Tak Berujung” yang mengisahkan pengalaman unik di dunia sekolah dan “Misteri Murid di Kelas 9A” yang menghadirkan ketegangan dengan cerita penuh teka-teki. Cerpen lainnya yang tak kalah menarik dan yang akan dimuat adalah “Shofia”, yang mengangkat kisah penuh makna tentang keteguhan hati dan ketulusan dalam menghadapi berbagai tantangan hidup.
Selain diterbitkan dalam bentuk buku cetak, cerpen-cerpen yang terkumpul juga akan dipublikasikan melalui website literasi digital sekolah sebagai upaya memperkuat budaya literasi di era digital. Dalam proses penerbitannya, SMPN 1 Gunungsari kembali menjalin kerja sama dengan Nyalanesia dalam program Gerakan Sekolah Menulis Buku (GSMB) Nasional dan juga bisa jadi dengan penerbit buku lainnya. Ke depan, sekolah berencana untuk terus mengembangkan program literasi ini dengan menerbitkan lebih banyak karya sastra, baik dalam bentuk puisi maupun cerpen, agar semakin banyak siswa yang termotivasi untuk menulis dan menjadikan literasi sebagai bagian dari perjalanan akademik dan kehidupan mereka. (Edeqi)
