Menggali Inspirasi Isra Mi’raj: Menguatkan Iman dan Karakter Peserta Didik di Sekolah
VoSS_GUNSA.News– SMPN 1 Gunungsari menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1446 H dengan penuh khidmat di halaman sekolah, Jumat pagi (31/01). Acara dimulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB dan diikuti sekitar 600 siswa dari berbagai tingkat kelas, serta seluruh guru dan staf TU.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dan sambutan Kepala Sekolah. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Asmaul Husna serta untaian sholawat bersama. Tausiyah keagamaan disampaikan oleh Ustadz M. Nurbayanullah, yang memaparkan makna serta hikmah Isra Mi’raj dalam kehidupan sehari-hari.
“Peristiwa Isra Mi’raj mengajarkan pentingnya menjaga shalat lima waktu sebagai bentuk kedisiplinan dan jalan mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ujar Kepala Sekolah dalam sambutannya.
Ustadz M. Nurbayanullah juga menyampaikan pesan penting tentang disiplin dalam ibadah dan keberanian menghadapi ujian hidup, yang diselingi dengan humor segar yang mengundang gelak tawa jamaah tanpa mengurangi keseriusan pesan yang disampaikan.
“Kita harus meneladani Rasulullah SAW dengan menjaga akhlak yang mulia, baik di sekolah maupun di rumah. Semoga anak-anak semua semakin semangat dalam menjalankan ibadah,” pesan sang ustadz.
Acara berlanjut dengan pembacaan tawassul, tahlil, dan ditutup doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz M. Nurbayanullah. Setelahnya, peserta menikmati makan bersama diiringi lantunan musik sholawat dan lagu-lagu islami yang dibawakan oleh tim marawis dan hadroh sekolah.
Sejumlah siswa dan guru mengungkapkan kesan mereka terhadap kegiatan ini.
“Ceramahnya seru banget, Ustadznya pandai menyampaikan materi dengan gaya yang mudah dipahami dan sesekali lucu,” kata Muldtyah, siswa kelas IX, saat dimintai komentar. “Meskipun saya tidak mendengarkan sepenuhnya karena harus menyiapkan diri tampil untuk marawis, saya tetap menangkap pesan penting tentang iman, spiritualitas, dan hubungan dengan Allah SWT,” tambahnya.
Kegiatan yang berlangsung lancar ini mendapat apresiasi dari banyak pihak, meskipun ada beberapa catatan evaluasi dari guru Pendidikan Agama Islam sekaligus Koordinator Kerohanian, Herni Noviyanti.
“Kegiatan tadi secara keseluruhan sudah baik. Hanya saja, ketika bagian OSIS tampil saat sholawatan kurang maksimal karena mereka baru diinformasikan pada hari Kamis sebelum pelaksanaan,” jelas Herni.
Ia juga menyoroti pelaksanaan makan bersama. “Sebagian kecil siswa memang makan di lapangan, tetapi sebagian besar lebih memilih makan di kelas masing-masing karena kondisi sudah mulai panas,” tambahnya.
Dengan suasana yang penuh kebersamaan, acara peringatan Isra Mi’raj di sekolah ini diharapkan dapat memperkuat iman dan karakter seluruh peserta didik serta menumbuhkan kecintaan kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW.
