Dea Muldtyah: Duta Baca, Duta Prestasi
VoSS_GUNSA-Dea Muldtyah, atau yang akrab disapa Dea, adalah seorang siswa kelas 9E di SMPN 1 Gunungsari Kab. Serang, yang telah menorehkan banyak prestasi membanggakan. Dea lahir pada 27 Februari 2010 sebagai anak pertama dari pasangan Sujarno dan Saiyah. Ia memiliki dua saudara kandung dan saat ini dibimbing oleh wali kelasnya, Atit Sumiati.
Dikenal sebagai sosok yang rajin membaca, Dea sangat menyukai buku-buku fiksi, terutama cerita rakyat, yang menjadi inspirasinya dalam banyak karya. Ia memiliki minat besar pada pelajaran Matematika dan bercita-cita menjadi seorang guru atau tenaga pendidik. Kecintaannya terhadap literasi membuatnya aktif dalam berbagai kegiatan yang mendukung pengembangan potensi diri.
Dea telah menorehkan berbagai prestasi gemilang di tingkat sekolah, kabupaten, hingga provinsi. Pada tahun 2022, Dea meraih Juara 3 dalam Lomba Baca Puisi tingkat kecamatan serta Juara 1 dalam lomba solo vokal pada kegiatan classmeeting sekolah. Kemudian pada tahun 2023, ia meraih Juara 3 dalam lomba bercerita atau mendongeng tingkat kabupaten. Prestasi tersebut meningkat pada tahun 2024, ketika Dea berhasil menjadi Juara 1 dalam lomba bercerita atau mendongeng tingkat kabupaten dan mendapatkan kesempatan mendongeng di hadapan Bupati Ratu Tatu Chasanah pada acara Festival Literasik (Literasi dan Musik) dan Peringatan Hari Kunjung Perpustakaan yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) Kabupaten Serang, dalam rangkaian satu dasawarsa kepemimpinan Bupati. Selain itu, Dea juga terpilih sebagai Duta Baca dan Literasi Sekolah dalam ajang Pemilihan Duta Baca Sekolah (PADUCA) pada tahun 2023 dan 2024. Tidak hanya aktif di bidang literasi, ia juga unggul di bidang olahraga, dengan meraih medali emas dalam lomba senam beregu pelajar serta medali perak dalam senam perseorangan pada ajang Forprov KORMI Banten tahun 2024.
Selain prestasi akademik dan non-akademik, Dea juga aktif di bidang sastra. Ia menulis sebuah puisi berjudul Di Bawah Telapak Kaki Ibu yang diterbitkan dalam buku antologi puisi sekolah Cahaya Masa Depan tahun 2024.
Ketika ditanya tentang pesan dan harapannya, Dea dengan penuh semangat berkata, “Saya ingin terus belajar, berkembang, dan berkontribusi dalam dunia pendidikan dan literasi. Semoga apa yang saya capai dapat memotivasi teman-teman lain untuk berani bermimpi dan berusaha lebih baik.” Dea juga berharap agar semua pelajar dapat mengembangkan minat mereka masing-masing dan berprestasi di berbagai bidang.
Euis Maesaroh, salah seorang guru bahasa indonesia, sekaligus pembimbing literasi di sekolahnya, memuji Dea sebagai siswa yang penuh dedikasi dan memiliki semangat belajar yang tinggi. “Dea adalah siswa yang tekun dan selalu bersemangat dalam berbagai kegiatan literasi, baik membaca maupun mendongeng. Dia benar-benar sosok inspiratif bagi teman-temannya,” tutur Euis.
Dea merupakan inspirasi bagi teman-temannya di sekolah. Semangat dan dedikasinya membuktikan bahwa dengan kerja keras dan tekad yang kuat, prestasi gemilang dapat diraih. Semoga Dea terus berkembang dan mencapai cita-citanya menjadi seorang tenaga pendidik yang inspiratif! (VoSS_Red)
