Pemeriksaan Hb Lanjutan di SMPN 1 Gunungsari: Upaya Berkelanjutan Cegah Anemia pada Rematri
VoSS_GUNSA.News-22 Januari 2025 – SMPN 1 Gunungsari kembali melaksanakan pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb) bagi siswi remaja putri (rematri) kelas 7 sebagai tindak lanjut dari pemeriksaan serupa yang telah dilakukan pada November 2024. Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Puskesmas Gunungsari dan pihak sekolah untuk memantau status anemia pada 70 siswi dari kelas 7.
Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi anemia secara dini dan memberikan langkah intervensi, seperti pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) dan edukasi pola makan bergizi.
Hasil pemeriksaan menunjukkan sebagian besar siswi dalam kondisi normal, dan masih ditemukan beberapa siswi mengalami anemia ringan dan sedang, meskipun demikian kasus anemia berat sudah tidak lagi ditemukan. Ini merupakan perkembangan positif dibanding pemeriksaan sebelumnya di November 2024, di mana terdapat dua rematri dengan anemia berat. Kedua siswi tersebut kini dinyatakan sudah tidak mengalami anemia berat setelah mendapatkan intervensi berupa edukasi pola makan bergizi dan pemberian Tablet Tambah Darah (TTD).
Nurhalimah, pembimbing UKS SMPN 1 Gunungsari, menjelaskan bahwa program minum TTD secara rutin telah dilaksanakan setiap pekan di sekolah. “Setiap Rabu, siswi secara serentak minum TTD di bawah pengawasan tim UKS. Hal ini mempermudah pemantauan dan memastikan kepatuhan mereka dalam mengonsumsi tablet tersebut,” ujarnya.
Selain pemberian TTD, petugas Puskesmas Gunungsari juga memberikan edukasi tentang pentingnya konsumsi makanan kaya zat besi seperti daging, ikan, dan hati ayam untuk mencegah anemia. Program ini merupakan implementasi Surat Edaran Dirjen Kesehatan Masyarakat tentang pemberian TTD pada remaja putri dan wanita usia subur (WUS).
Kepala sekolah SMPN 1 Gunungsari mengapresiasi kelancaran kegiatan ini. “Alhamdulillah, pemeriksaan dilakukan bertahap di ruang laboratorium sehingga proses belajar siswa lain tidak terganggu,” ungkapnya.
Salah seorang siswi, Dea, yang juga pernah dilakukan pemeriksaan dan mendapatkan TTD rutin, juga menyampaikan manfaat yang dirasakannya dari program ini. “Saya jadi lebih paham bahwa anemia bisa memengaruhi aktivitas belajar. Sekarang saya lebih segar dan perhatian pada kesehatan dan pola makan,” tuturnya.
Pihak Puskesmas berharap program pemeriksaan Hb lanjutan ini dapat terus dilaksanakan secara rutin di sekolah, sehingga angka anemia pada remaja putri di wilayah Gunungsari dapat ditekan. Hal ini diharapkan berdampak pada peningkatan kesehatan dan prestasi belajar siswi di masa mendatang. (Aroel)
